Translate

BGP Attribute & Path Selection

The Images Was Taken From Google Images
1. Overview
- Tiap routing protocol memiliki metric, RIP metricnya hop count, OSPF metricnya cost, EIGRP adalah bandwith dan delay
- Metric di BGP digunakan untuk menentukan best path selection algorithm
- BGP memiliki metric yang kompleks yang disebut dengan attribute
- BGP Origin adalah salah satu attribute yang menentukan best path selection algorithm
- Best path selection BGP ditentukan berdasarkan hirarki attribute dibawah ini:
01. Next-hop validation, next-hop active lebih prioritas dari unreachable
02. Distance, Prefer eBGP over iBGP
03. WEIGHT (default 0), semaking tinggi maka semakin prioritas
04. LOCAL-PREF (default 100), semakin tinggi maka semakin prioritas
05. Shortest AS-PATH, jalur AS terpendek
06. Locally originated path (aggregate, BGP network)
07. MED (default 0), terendah lebih prioritas
08. Prefer the route with lowest router ID or ORIGINATOR_ID
10. Shortest route reflection cluster (default 0)
11. Prefer the path that comes from lowest neighbor address

Secara umum BGP attribute terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Well Known Attribute
Semua pabrikan perangkat merk apapun yang menjalankan BGP pasti mengenali dan memiliki atribute tipe ini, well known attribute terbagi menjadi dua, yaitu:
a. Mandatory (harus)
attribute ini pasti ada setiap kali router menjalankan BGP dan terbagi menjadi 3, yaitu:
- AS-Path : AS Number yang dilewati oleh BGP
- Next-hop : menampilkan ip via untuk menuju suatu route
- Origin : menampilkan informasi dari mana route berasal, apakah dari BGP atau IGP yang diredistribute ke BGP

b. Decretionary (bebas menentukan)
attribute ini baru ada apabila dikonfigurasikan, bila tidak dikonfigurasikan, maka attribute ini tidak dibawa serta oleh BGP dan terbagi menjadi 2, yaitu:
- Local Prefrence : digunakan untuk menentukan jalur upstream
- Automic Aggregate : merupakan suatu route hasil aggregate/summarization

2. Optional
Attribute ini hanya dimiliki oleh beberapa pabrikan tertentu saja, tidak semua perangkat yang menjalankan BGP mengenali dan memiliki fitur ini
Optional attribute terbagi menjadi dua, yaitu:
a. Transitive
Attribute ini apabila tidak dikenali oleh perangkat tertentu, maka attribute ini akan tetap diteruskan ke yang lainnya
1. Aggregator : merupakan router yang melakukan summarization
2. Community, terbagi menjadi 4:
- No-export : attribute ini akan menjadikan suatu route diadvertise hanya ke internal BGP saja
- No-advertise : attribute ini akan menjadikan suatu route tidak diadvertise kemana-mana, baik internal ataupun external
- Internet : attribute ini akan menjadikan route nya diadvertise kemana saja
- Local-as : attribute ini hanya ada pada BGP confederation, dimana routenya hanya akan diadvertise kedalam sub-as yang sama saja, tidak diadvertise ke sub AS yang lain

b. Non Transtive
Attribute ini apabila tidak dikenali oleh perangkat tertentu, maka akan didrop attributenya oleh perangkat tersebut
1. MED : digunakan untuk menentukan traffic kembali/downstream
2. Originator : menunjukan router yang menjadi route reflector
3. Cluster ID : menunjukan nilai cluster id yang digunakan pada redundant route reflector

0 Comment:

Post a Comment